Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) Model
Hallo teman-teman,kali ini saya mau bahas topik yang seru nih bahas tentang TCP/IP langsung pada materi nya yuk.
Pengertian TCP/IP ?
Menurut Arianto TCP/IP itu Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) protocol standar yang digunakan dalam proses tukar menukar data antar komputer (Komunikasi) dalam jaringan internet. TCP/IP mengatur standar bagaimana data bisa dikirim dan diterima antar komputer dengan menggunakan jaringan yang ada saat ini yaitu jaringan internet.
Menurut Najmaa Shiba TCP dan IP sendiri sebetulnya adalah dua protokol yang terpisah namun kedua hal ini tidak mungkin dipisahkan karena keduanya digunakan secara bersamaan.
Jadi, kesimpulannya adalah bahwa TCP/IP adalah sebuah protocol yang digunakan untuk berkomunikasi antara komputer di jaringan internet. TCP dan IP merupakan dua protokol yang terpisah, namun mereka digunakan bersama-sama untuk memungkinkan terjadinya komunikasi antara komputer di jaringan internet.
Gambar Ilustrasi
Sumber:https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhy8us-PAJQpwjEf5ZD51fHbDfg__RrREsgE9GhBhcLvdwt3DcFOR_sZT9p92CHRwmp7oSbJMoX8-C-YfqEAtgBM3FX2wpqGr7gJ4VDRpuMNTTQRsfdsGiX_TF-eotoxKgwIL1NBr5yc0Lb/
Proses Kerja TCP/IP
Menurut Najmaa Shiba Pada proses pengirimannya datagram dibagi ke dalam unit kecil yang disesuaikan dengan bandwith tujuan data dikirimkan. Setiap data memasuki lapisan protokol, data tersebut akan ditambahkan header atau pembungkus yang disertai informasi tambahan yang serupa dengan rekan komunikasi. Dengan begitu ukuran bit akan semakin besar sejalan dengan pemberian header pada setiap lapisan. Pemberian header data akan menjadi PDU (Protocol Data Unit) atau paket data. Proses ini disebut dengan enkapsulasi.
Menurut Menurut Arianto Komputer dapat berkomunikasi satu sama lain menggunakan jaringan lokal atau internet jika komputer tersebut mengikuti protocol komununikasi standar yang ditetapkan, dalam hal ini adalah TCP/IP yang digunakan sebagai standar protocol pertukaran data dalam jaringan global internet. Komunikasi dalam dunia komputer diartikan sebagai proses downlad (menerima) dan upload (mengirim) paket data.
Jadi, kesimpulannya adalah bahwa pengiriman data pada jaringan internet melibatkan proses enkapsulasi, dimana data dibagi ke dalam unit kecil dan ditambahkan header atau pembungkus yang disertai informasi tambahan untuk memudahkan pengiriman data. Proses ini diperlukan agar data dapat dikirim dan diterima dengan tepat sesuai dengan protocol komunikasi yang digunakan, yaitu TCP/IP. TCP/IP merupakan standar protocol yang digunakan untuk berkomunikasi antara komputer di jaringan internet, sehingga komputer yang terhubung ke jaringan internet harus mengikuti protocol ini agar dapat berkomunikasi dengan lancar.
Gambar Peta Konsep TCP/IP
Sumber:techopedia.com
1.Application Layer
Menurut Najmaa Shiba Application Layer Ini adalah layer/divisi/bagian paling teratas dalam sistem TCP/IP ,dibagian ini berisi aplikasi atau process yang biasa kita gunakan sehari hari untuk bekerja dan bermain komputer. Pada layer ini akan dipilihkan protocol yang sesuai untuk mengirim dan menerima data, misalnya untuk browsing dan download aplikasi web browser akan memilih protocol HTTP . Untuk mengupload file ke server,aplikasi FTP akan memilih protocol FTP untuk mengirim file. aplikasi akan memilih jenis protocol untuk mengirim dan menerima data.
Menurut Menurut Arianto Physical layer mendefinisikan media transmisi dan mode komunikasi antara dua perangkat. Lapisan ini memiliki fungsi untuk mengirimkan data dalam bentuk bit. Physical layer memiliki sifat yang sangat fleksibel sehingga dapat mengintegralkan berbagai jaringan dengan media fisik yang berbeda-beda.
Kesimpulanya Application layer adalah lapisan teratas dari model OSI (Open Systems Interconnection) yang digunakan dalam sistem TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Lapisan ini merupakan interface antara aplikasi yang digunakan oleh pengguna dengan jaringan komputer. Pada lapisan ini, aplikasi akan memilih protocol yang sesuai untuk mengirim dan menerima data sesuai dengan kebutuhan yang dimiliki. Sebagai contoh, browser akan memilih protocol HTTP (Hypertext Transfer Protocol) untuk browsing dan download, sementara aplikasi FTP (File Transfer Protocol) akan memilih protocol FTP untuk mengupload file ke server. Physical layer adalah lapisan bawah dari model OSI yang bertanggung jawab untuk mengirimkan data dalam bentuk bit melalui media transmisi yang tersedia. Lapisan ini memiliki sifat yang fleksibel sehingga dapat digunakan dengan berbagai jenis media fisik, seperti kabel coaxial, fiber optik, atau nirkabel. Physical layer juga mendefinisikan mode komunikasi yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, seperti simultan (full-duplex) atau bergantian (half-duplex).
2.Lapisan Transport (Transport Layer)
Menurut Andy Nugroho lapisan Transport yang berfungsi untuk menjembatani transportasi pemindahan data antar komputer. Lapisan yang satu ini berada setingkat di atas lapisan Application. Pada layer ini, ada dua jenis protokol yang sering digunakan, yaitu UDP ataupun TCP. Protokol ini memiliki keunggulannya masing-masing. Pada protokol TCP, ibaratnya adalah menaiki sebuah mobil. Walaupun jalannya tidak terlalu cepat serta tidak bisa “membalap”, protokol TCP menjamin keamanan paket data yang dikirim 100%. Namun paket UDP berbeda, analoginya seperti menaiki sebuah motor, memang kecepatannya tak terkalahkan. Namun protokol tersebut tidak bisa menjamin bahwa data dalam keadaan seutuhnya penuh ketika sampai di tujuan. Oleh karena itu, protokol UDP digunakan untuk transfer data yang tidak akan corrupt ketika hilang beberapa persen bagiannya.
Menurut Lawrence Williams Lapisan transportasi dibangun di atas lapisan jaringan untuk menyediakan transportasi data dari proses pada mesin sistem sumber ke proses pada sistem tujuan. Itu dihosting menggunakan jaringan tunggal atau ganda, dan juga menjaga kualitas fungsi layanan. Ini menentukan berapa banyak data yang harus dikirim ke mana dan pada tingkat berapa. Lapisan ini dibangun di atas pesan yang diterima dari lapisan aplikasi. Ini membantu memastikan bahwa unit data dikirimkan tanpa kesalahan dan berurutan. Lapisan transport membantu Anda mengontrol keandalan tautan melalui kontrol aliran, kontrol kesalahan, dan segmentasi atau de-segmentasi. Lapisan transport juga menawarkan pengakuan atas transmisi data yang berhasil dan mengirimkan data berikutnya jika tidak terjadi kesalahan. TCP adalah contoh paling terkenal dari lapisan transport.
Kesimpulanya Lapisan Transport merupakan lapisan yang berada di tengah-tengah antara lapisan Aplikasi dan lapisan Jaringan pada model OSI (Open Systems Interconnection). Lapisan ini memiliki fungsi untuk menjembatani transportasi data antar komputer, menyediakan transportasi data dari proses pada mesin sistem sumber ke proses pada sistem tujuan, dan menjaga kualitas fungsi layanan. Lapisan Transport juga memiliki peran dalam mengontrol keandalan tautan melalui kontrol aliran, kontrol kesalahan, dan segmentasi atau de-segmentasi. Ada dua jenis protokol yang sering digunakan pada lapisan ini, yaitu UDP (User Datagram Protocol) dan TCP (Transmission Control Protocol). Protokol TCP menjamin keamanan paket data yang dikirim 100%, sementara protokol UDP tidak bisa menjamin bahwa data dalam keadaan seutuhnya penuh ketika sampai di tujuan. Oleh karena itu, protokol UDP sering digunakan untuk transfer data yang tidak akan corrupt ketika hilang beberapa persen bagiannya.
3. Lapisan Network (Network Layer)
Menurut Andy Nugroho Pada lapisan Network , protokol pada lapisan Transport akan dikonversi menjadi sebuah IP Address yang berguna untuk memasangkan antar komputer pada jaringan. Pada layer Network terjadi pemecahan data agar bisa sesuai dengan besar media yang akan dilalui. Setelah paket terpecah menjadi bagian-bagian kecil, mereka akan mengalami proses enkapsulasi atau pembungkusan. Setelah itu paket diberikan alamat dan dikirimkan ke komputer tujuan berdasarkan jalur paket yang akan dikirim.
Menurut Lawrence Williams Network Layer adalah lapisan kedua dari lapisan TCP/IP dari model TCP/IP. Ia juga dikenal sebagai lapisan jaringan. Pekerjaan utama lapisan ini adalah mengirim paket dari jaringan mana pun, dan komputer mana pun tetap mencapai tujuan terlepas dari rute yang mereka ambil.
Lapisan Internet menawarkan metode fungsional dan prosedural untuk mentransfer urutan data panjang variabel dari satu node ke node lain dengan bantuan berbagai jaringan.
Pengiriman pesan pada lapisan jaringan tidak memberikan jaminan apa pun untuk menjadi protokol lapisan jaringan yang andal.
Protokol manajemen lapisan yang termasuk dalam lapisan jaringan adalah:Protokol perutean
Manajemen grup multicast
Penugasan alamat lapisan jaringan.
Jadi Kesimpulanya Lapisan Network atau Lapisan Jaringan merupakan lapisan kedua dari model TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang memiliki fungsi untuk mengirim paket data dari satu jaringan ke jaringan lain agar dapat sampai ke komputer tujuan, terlepas dari rute yang ditempuh. Pada lapisan ini, protokol pada lapisan Transport akan dikonversi menjadi sebuah alamat IP (Internet Protocol Address) yang berguna untuk memasangkan antar komputer pada jaringan. Lapisan ini juga bertanggung jawab untuk memecah data menjadi bagian-bagian kecil yang sesuai dengan besar media yang akan dilalui, kemudian melakukan proses enkapsulasi atau pembungkusan pada paket-paket tersebut sebelum diberikan alamat dan dikirimkan ke komputer tujuan. Protokol manajemen lapisan yang termasuk dalam lapisan Jaringan antara lain protokol perutean, manajemen grup multicast, dan penugasan alamat lapisan jaringan. Namun, lapisan ini tidak memberikan jaminan apapun terkait keandalan protokol lapisan jaringan yang digunakan.
Menurut Lawrence Williams Network Layer adalah lapisan kedua dari lapisan TCP/IP dari model TCP/IP. Ia juga dikenal sebagai lapisan jaringan. Pekerjaan utama lapisan ini adalah mengirim paket dari jaringan mana pun, dan komputer mana pun tetap mencapai tujuan terlepas dari rute yang mereka ambil.
Lapisan Internet menawarkan metode fungsional dan prosedural untuk mentransfer urutan data panjang variabel dari satu node ke node lain dengan bantuan berbagai jaringan.
Pengiriman pesan pada lapisan jaringan tidak memberikan jaminan apa pun untuk menjadi protokol lapisan jaringan yang andal.
Protokol manajemen lapisan yang termasuk dalam lapisan jaringan adalah:Protokol perutean
Manajemen grup multicast
Penugasan alamat lapisan jaringan.
Jadi Kesimpulanya Lapisan Network atau Lapisan Jaringan merupakan lapisan kedua dari model TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang memiliki fungsi untuk mengirim paket data dari satu jaringan ke jaringan lain agar dapat sampai ke komputer tujuan, terlepas dari rute yang ditempuh. Pada lapisan ini, protokol pada lapisan Transport akan dikonversi menjadi sebuah alamat IP (Internet Protocol Address) yang berguna untuk memasangkan antar komputer pada jaringan. Lapisan ini juga bertanggung jawab untuk memecah data menjadi bagian-bagian kecil yang sesuai dengan besar media yang akan dilalui, kemudian melakukan proses enkapsulasi atau pembungkusan pada paket-paket tersebut sebelum diberikan alamat dan dikirimkan ke komputer tujuan. Protokol manajemen lapisan yang termasuk dalam lapisan Jaringan antara lain protokol perutean, manajemen grup multicast, dan penugasan alamat lapisan jaringan. Namun, lapisan ini tidak memberikan jaminan apapun terkait keandalan protokol lapisan jaringan yang digunakan.
4. Lapisan Network Interface (Network Interface Layer)
Menurut Menurut Andy Nugroho Pada lapisan terakhir protokol TCP/IP, memiliki kontak langsung dengan hardware komputer. Dengan transmisi khusus, komputer memiliki kemampuan untuk mengirimkan paket data pada lapisan Network melalui media kabel tembaga (fiber optic) ataupun secara nirkabel (wireless).
Menurut Lawrence Williams Network Interface Layer adalah lapisan dari model TCP/IP empat lapis ini. Lapisan ini juga disebut lapisan akses jaringan. Ini membantu Anda menentukan detail tentang bagaimana data harus dikirim menggunakan jaringan. Ini juga mencakup bagaimana bit harus diberi sinyal secara optik oleh perangkat keras yang secara langsung berinteraksi dengan media jaringan, seperti kabel koaksial, optik, koaksial, serat, atau pasangan bengkok. Lapisan jaringan adalah kombinasi dari garis data dan didefinisikan dalam artikel model referensi OSI. Lapisan ini menentukan bagaimana data harus dikirim secara fisik melalui jaringan. Lapisan ini bertanggung jawab atas transmisi data antara dua perangkat di jaringan yang sama.
Sesuai dengan kesimpulan yang di sampaikan Andy Nugroho dan Lawrence Williams, lapisan Network Interface pada protokol TCP/IP adalah lapisan terakhir yang bertanggung jawab untuk mengirimkan paket data melalui media kabel tembaga atau nirkabel. Lapisan ini juga disebut lapisan akses jaringan dan merupakan bagian dari model referensi OSI. Lapisan ini membantu menentukan detail tentang bagaimana data harus dikirim menggunakan jaringan, termasuk bagaimana bit harus diberi sinyal secara optik oleh perangkat keras yang berinteraksi dengan media jaringan seperti kabel koaksial, optik, atau serat. Lapisan ini bertanggung jawab atas transmisi data antara dua perangkat di jaringan yang sama.
DAFTAR PUSTAKA
Shiba, Najmaa. 2022. Proses Kerja TCP/IP.https://ids.ac.id/tcp-ip-protokol-dibalik-proses-kirim-dan-terima-data/ Diakses Pada 09 Januari 2023 Pukul 11.12 WIB.
Arianto. 2022. Memahami Pengertian,Fungsi Dan Cara Kerja TCP/IP.https://www.tembolok.id/pengertian-tcp-ip/ Diakses Pada 09 Januari 2023 Pukul 12.30 WIB.
Nugroho, Andy. 2021. TCP/IP: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, Layer & Keuntungannya TCP/IP: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, Layer & Keuntungannya.https://qwords.com/blog/pengertian-jaringan-tcp-ip/ Diakses Pada 09 Januari 2023 Pukul 14.13 WIB.
Williams, Lawrence. 2022. TCP/IP Model: What are Layers & Protocol? TCP/IP Stack.https://www.guru99.com/tcp-ip-model.html Diakses Pada 09 Januari 2023 Pukul 14.30 WIB.


Komentar
Posting Komentar